5 Makanan Pembakar Lemak untuk Usia 50-an ke Atas

23 hours ago 2
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Menurunkan berat badan tak mengenal usia. Mereka yang berusia 50-an ke atas pun bisa berpacu untuk membakar lemak dalam tubuh.

Perut buncit bukan cuma masalah penampilan. Lebih dari itu, perut buncit bisa memicu berbagai penyakit kronis, terlebih pada usia yang kian menua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola makan jadi salah satu kunci proses penurunan berat badan. Dengan begitu, Anda perlu memperhatikan asupan makanan.

"Setelah usia 45-50, metabolisme melambat. Tapi, memilih makanan yang tepat sebelum tidur dan mengadopsi kebiasaan harian yang baik dapat menciptakan perbedaan signifikan," ujar ahli gizi Sahar Berjis, melansir Eat This Not That.

Makanan pembakar lemak

Kabar baiknya, ada beberapa makanan yang bisa dimasukkan dalam menu harian. Daftar makanan berikut membantu proses pembakaran lemak, utamanya untuk usia 50 tahun ke atas.

1. Telur rebus

Mungkin rasanya hambar, tapi telur rebus jadi pilihan paling tepat buat siapa pun yang ingin menurunkan berat badan.

Telur rebus menyediakan protein yang dicerna secara lambat. Pencernaan yang lambat ini menjaga metabolisme tetap stabil dan mengurangi kerusakan otot.

2. Sauerkraut

Sauerkraut merupakan fermentasi kubis. Sajian ini dipercaya dapat memetabolisme lemak saat tubuh sedang beristirahat, misalnya di malam hari.

Kandungan probiotik pada sauerkraut dapat meningkatkan keseimbangan usus dan meningkatkan metabolisme lemak.

Selain sauerkraut, Anda juga bisa menikmati sajian tinggi probiotik lain seperti yogurt atau tempe.

3. Pare

Rasanya boleh pahit, tapi pare sebenarnya punya manfaat untuk kesehatan. Termasuk salah satunya untuk mendukung metabolisme.

Pare dapat mendukung proses pembakaran lemak saat tubuh beristirahat. Senyawa pada pare juga dapat membantu menyeimbangkan gula darah dengan mendukung sensitivitas insulin.

4. Cabai rawit

Tak ada salahnya sesekali konsumsi makanan pedas dengan tambahan cabai rawit. Meski bikin mulut panas, tapi rawit dapat membantu mendorong metabolisme.

Jika dikonsumsi dalam menu makan malam, proses pembakaran lemak selama tidur akan meningkat.

5. Teh kayu manis dan kapulaga

Yang terakhir adalah secangkir minuman hangat yang menenangkan: teh kayu manis dan kapulaga.

Teh ini dapat menyeimbangkan gula darah, menenangkan sistem saraf, dan meningkatkan relaksasi sebelum tidur. Sementara tidur yang berkualitas berperan penting dalam proses penurunan berat badan.

(asr)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |