Jakarta, CNN Indonesia --
Jahe rupanya tak sekadar memberikan rasa hangat di tubuh. Berikut beberapa manfaat air rebusan jahe termasuk menurunkan kolesterol usai santap menu khas Lebaran.
Jahe merupakan rempah yang banyak digunakan untuk bumbu masakan dan ramuan pengobatan tradisional. Tumbuh dengan nama Latin Zingiber officinale ini tidak diketahui asalnya tapi diyakini tumbuhan asli Asia Tenggara.
Di China dan India, jahe sudah sejak zaman dulu digunakan untuk bumbu masakan. Kemudian berkat perdagangan internasional di masa lampau, jahe bisa sampai ke Mediterania, Eropa dan Amerika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manfaat air rebusan jahe
Jahe memiliki rasa pedas yang khas dan mampu menghangatkan tubuh. Tidak heran jahe sering diolah sebagai minuman. Minuman dari air rebusan jahe pun bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Apa saja?
1. Meredakan mual
Jahe telah lama digunakan sebagai obat pencernaan termasuk mual. Jahe mampu meredakan mual dan memberikan rasa nyaman di perut. Seperti dikutip dari WebMD, penelitian menunjukkan 1-2 g jahe bisa membantu mengurangi mual.
2. Mengurangi peradangan
Reaksi alergi ringan bisa memicu peradangan. Dengan konsumsi air rebusan jahe, peradangan bisa berkurang. Studi menemukan ekstrak jahe membantu mengurangi gejala alergi.
Sementara dalam studi berbeda, konsumsi jahe membantu mengurangi nyeri otot akibat peradangan setelah olahraga ringan.
Usai menikmati menu-menu Lebaran serba daging dan santan, satu masalah yang cukup mengkhawatirkan adalah kenaikan kadar kolesterol.
Oleh karenanya, coba konsumsi air rebusan jahe untuk membantu menurunkan kolesterol. Seperti dilansir dari Healthline, studi pada 2014 menunjukkan jahe dapat menurunkan kolesterol total dan kadar trigliserida. Sementara studi pada 2008 menunjukkan jahe dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.
4. Meredakan nyeri haid
Sering nyeri atau kram selama haid? Sebaiknya konsumsi air rebusan jahe. Manfaat air rebusan jahe untuk nyeri haid terbukti dalam studi yang dipublikasikan di Archives of Gynecology and Obstetrics.
Jahe ditemukan lebih efektif meredakan rasa sakit ketimbang plasebo yang dikonsumsi selama 3-4 hari pertama dalam siklus haid. Jahe memiliki sifat antiinflamasi yang bekerja mirip seperti obat antiinflamasi nonsteroid.
5. Mencegah diabetes
Campur air rebusan jahe dengan perasan lemon dan Anda akan mendapatkan ramuan ampuh pencegah kerusakan ginjal dan diabetes. Jahe tinggi kandungan seng yang berperan dalam sekresi insulin.
6. Membantu mencapai berat badan ideal
Jika sedang diet, jangan lupa masukkan jahe sebagai minuman rutin. Air rebusan jahe membantu menstabilkan kadar gula darah sehingga nafsu makan terkendali. Badan pun tidak semakin melar.
7. Mencegah Alzheimer
Seiring bertambah usia, sebaiknya semakin memperhatikan kesehatan otak. Dengan mengonsumsi air rebusan jahe, Anda sudah berkontribusi pada pencegahan Alzheimer.
Penyakit Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang merusak sistem saraf pusat. Jahe terbukti membantu memperlambat degradasi sel otak. Manfaat ini diyakini diperoleh dari kandungan antioksidan jahe yang mampu melawan peradangan.
(els/isn)