Anak Sebut Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli

16 hours ago 4

Ravie Wardani , Jurnalis-Sabtu, 05 April 2025 |18:30 WIB

Anak Sebut Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli

Anak Sebut Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Panji Surya mengungkapkan, ayahnya, almarhum Ray Sahetapy tak pernah merasa malu memiliki dua anak berkebutuhan khusus. Seperti diketahui, Surya dan sang kakak, Gizca Puteri Agustina Sahetapy terlahir dengan kondisi tuli dan bisu.

“Ayah itu justru bangga dengan kami. Beliau memperkenalkan kami yang istimewa ini ke orang-orang dan mengajarkan mereka cara berkomunikasi dengan kami,” ujarnya di Jakarta Selatan, pada 4 April 2025.

Surya Sahetapy mengaku, almarhum selalu mengatakan kepada orang-orang agar tidak takut untuk berkomunikasi dengan dua anaknya, meski mereka tuli dan bisu.

Kebanggaan terakhir yang bisa diberikan Surya pada ayahnya adalah ketika dia lulus Program Master of Science in Secondary Education for Deaf and Hard of Hearing dari Rochester Institute of Technology, Amerika Serikat, pada 2023.

“Setelah wisuda, Ayah kena stroke yang membuat komunikasi kami berubah menjadi bahasa isyarat atau lewat chat di WhatsApp. Ingat banget beliau selalu bilang untuk selalu memperjuangkan hak-hak orang tuli,” ujar Surya.

Kini Surya Sahetapy tengah fokus mengejar gelar S3 demi mewujudkan wasiat almarhum sang ayah. Dia ingin menunjukkan bahwa anak-anak tuli tetap bisa berkarya di dunia akademis. 

Surya Sahetapy Surya Sahetapy Sebut Ray Sahetapy Tak Pernah Malu Punya Anak Tuli. (Foto: Instagram/@merdioctav)

“Mudah-mudahan ke depan bisa bangun universitas yang punya program jurusan tuli atau departemen teater terkait bahasa isyarat atau sekolah teater khusus orang-orang tuli,” tuturnya. 

Ray Sahetapy meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada 1 April 2025. Setelah disalatkan di Masjid Istiqlal, almarhum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, pada 4 April 2025.*

(SIS)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |