CNN Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 16:15 WIB
Ilustrasi. Cara menyimpan bisa berpengaruh terhadap umur kurma. (CNN Indonesia/Abdussaleem Muhammad)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kurma dikenal sebagai buah yang tahan lama dan bisa disimpan dalam waktu cukup panjang. Namun, sama seperti bahan pangan lainnya, kurma tetap bisa mengalami penurunan kualitas hingga akhirnya tidak layak dikonsumsi.
Karena itu, penting untuk mengetahui berapa lama kurma bertahan sekaligus memahami cara penyimpanan yang tepat. Dengan begitu, Anda bisa memastikan kurma tetap aman dan nikmat saat dikonsumsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa simpan kurma
Lantas, berapa lama kurma bertahan?
Secara umum, kurma terbagi menjadi dua jenis, yakni kurma kering dan kurma segar, seperti medjool. Perbedaan kandungan air pada keduanya membuat daya tahannya juga berbeda.
Kurma kering memiliki kadar air yang rendah sehingga cenderung lebih awet. Sementara itu, kurma segar mengandung lebih banyak air, sehingga lebih cepat mengalami perubahan kualitas.
Jika disimpan pada suhu ruang:
• Kurma kering dapat bertahan sekitar 1-3 bulan
• Kurma segar umumnya bertahan hingga sekitar 1 bulan
Penyimpanan di dalam kulkas dapat memperpanjang masa simpan:
• Kurma kering bertahan sekitar 6-12 bulan
• Kurma segar bertahan sekitar 6-8 bulan
Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri sekaligus menjaga kualitas kurma lebih lama.
Untuk penyimpanan jangka panjang, freezer bisa menjadi pilihan. Baik kurma kering maupun segar dapat bertahan lebih dari satu tahun jika disimpan dalam wadah tertutup rapat. Meski begitu, teksturnya biasanya akan menjadi sedikit lebih lembek setelah dicairkan.
Perlu diingat, tanggal kedaluwarsa pada kemasan kurma umumnya menunjukkan batas kualitas terbaik, bukan batas aman konsumsi. Selama tidak muncul tanda kerusakan seperti bau tidak sedap, jamur, atau perubahan rasa yang mencurigakan, kurma biasanya masih aman dikonsumsi.
Cara menyimpan kurma agar awet
Agar kurma tetap tahan lama dan kualitasnya terjaga, ada beberapa langkah penyimpanan yang bisa diterapkan:
1. Gunakan wadah tertutup rapat
Simpan kurma dalam wadah kedap udara untuk mencegah paparan udara dan kelembapan yang bisa memicu jamur.
2. Letakkan di tempat sejuk dan kering
Jika disimpan di suhu ruang, pilih tempat yang tidak panas dan terhindar dari sinar matahari langsung, seperti lemari atau pantry.
3. Simpan di kulkas
Kulkas membantu menjaga tekstur dan memperlambat pertumbuhan bakteri, terutama untuk kurma yang lebih lembut.
4. Manfaatkan freezer untuk jangka panjang
Untuk penyimpanan lebih lama, simpan kurma di freezer dalam wadah tertutup agar tidak menyerap bau makanan lain.
5. Hindari tempat lembap
Kelembapan tinggi dapat mempercepat pertumbuhan jamur pada kurma.
6. Periksa secara berkala
Cek kondisi kurma sesekali. Jika ada yang berubah tekstur, bau, atau berjamur, segera pisahkan.
7. Jangan dibiarkan terbuka
Kurma yang dibiarkan terbuka lebih mudah terpapar debu, serangga, dan udara, sehingga lebih cepat rusak.
Dengan penyimpanan yang tepat, kurma bisa bertahan lebih lama dan tetap aman dikonsumsi. Jadi, sebelum menyantapnya, pastikan kondisi kurma masih dalam keadaan baik.
(sac/tis)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
2
















































