
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
JAKARTA – Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan kepastian mengenai komposisi staf kepelatihan John Herdman di skuad Timnas Indonesia. Nama Nova Arianto dipastikan tercoret dari daftar calon asisten lokal karena PSSI memutuskan untuk memberikan mandat penuh kepada eks pemain Persib Bandung tersebut guna menangani Timnas Indonesia U-20.
Sebagaimana diketahui, Herdman telah ditetapkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Figur asal Inggris itu nantinya akan dibantu oleh sosok asisten pelatih asing pilihan pribadinya dalam menukangi Skuad Garuda demi mencapai target-target besar yang dicanangkan federasi.
Selain itu, Herdman juga dipastikan akan didampingi asisten pelatih lokal untuk melengkapi tim kepelatihannya. PSSI melalui BTN akan menyodorkan nama-nama pelatih muda terbaik Indonesia untuk nantinya diseleksi dan dipilih langsung oleh sang pelatih kepala.
Hanya saja, Sumardji mengungkapkan, Nova dipastikan tidak akan mengisi slot asisten lokal tersebut. Sebab, sang pelatih sudah lebih dulu mendapat kepercayaan penuh untuk menukangi Timnas Indonesia U-20 guna menyongsong berbagai agenda internasional yang padat.
"Nova sudah kami plot kan jadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Karena kan dia punya tanggung jawab yang cukup besar, karena kan agendanya U-20 ini kan ke depan juga banyak, sehingga dia lebih fokus ke arah sana," kata Sumardji saat dihubungi wartawan, Rabu (7/1/2026).
Nova Arianto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
1. Peluang Terbuka bagi Pelatih Liga 1 dan Liga 2
Saat disinggung soal pelatih-pelatih lokal lain, termasuk yang saat ini berkiprah di kompetisi domestik seperti Super League hingga Championship, Sumardji menegaskan PSSI bersikap sangat terbuka terhadap segala kemungkinan yang ada.
Sumardji menyampaikan pelatih-pelatih yang berkiprah di Super League ataupun Championship memiliki peluang yang sama untuk bisa masuk ke dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia. Tapi kembali lagi, penentuan sosok yang dipilih sepenuhnya menjadi kewenangan mutlak dari pelatih kepala.
















































