Futsal Indonesia Naik Daun, Peluang Gelar PialaDunia 2028 Terbuka

10 hours ago 9

Beranda OLAHRAGA Futsal Indonesia Naik Daun, Peluang Gelar PialaDunia 2028 Terbuka

OLAHRAGA

SELEBRASI— Selebrasi pemain Timnas Futsal Indonesia usai memastikan tiket final ASEAN Futsal Championship 2026 di Bangkok.

JAKARTA, METRO–Ketua Umum PSSI, E­rick Thohir, mengungkapkan perkembangan terbaru terkait peluang Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Hal itu disampaikannya usai melakukan komunikasi de­ngan FIFA saat menghadiri Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, pada 30 April lalu.

Menurut Erick, keputusan akhir tetap berada di tangan FIFA, meskipun Indonesia telah menyampaikan minat untuk menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.

“Ya kemarin sudah di­sampaikan, nanti tentu FIFA yang mutusin,” ujar Erick kepada wartawan saat meng­hadiri Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5).

Ia menegaskan, dalam dua tahun ke depan menuju potensi penyelenggaraan Piala Dunia Futsal 2028, Federasi Futsal Indonesia harus meningkatkan kualitas organisasi agar siap menggelar ajang kelas dunia jika dipercaya FIFA.

Ketua Umum FFI, Mi­chael Sianipar, menyebut peluang menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal sebagai impian besar seluruh insan futsal nasional.

“Menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal adalah impian kita bersama,” ungkap Michael.

Ia menambahkan, jika belum mendapatkan ke­sem­patan pada edisi terdekat, Indonesia tetap berpeluang menjadi tuan rumah pada kesempatan berikutnya.

Optimisme tersebut tidak lepas dari keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta awal tahun ini. Selain sukses secara penyelenggaraan, tim nasional futsal Indonesia juga mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus partai final untuk pertama kalinya.

Dalam laga puncak, Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit kepada Iran. Kedua tim bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu, sebelum akhirnya Iran me­­mastikan gelar setelah menang adu penalti 5-4.

“Kita berharap, karena sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Asia, berikutnya bisa mengincar Piala Dunia juga,” kata Michael.

Sementara itu, Erick kembali menekankan pentingnya peningkatan kualitas organisasi FFI seiring dengan meningkatnya pres­tasi tim nasional futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

“Inilah yang selalu sa­ya bilang ekosistem. Karena ini sudah mulai naik kelas, organisasinya harus naik kelas,” tegasnya saat membuka Kongres Biasa FFI 2026.

Prestasi futsal Indonesia memang tengah me­nanjak. Tim nasional berhasil menjuarai Piala AFF Futsal 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026, serta runner-up Piala AFF 2026. Pencapaian tersebut turut mendongkrak peringkat Indonesia di ranking FIFA, dari posisi 24 ke peringkat 14 dunia.

Erick berharap, pe­ning­katan kualitas organisasi ini dapat memastikan Indonesia siap jika dipercaya menjadi tuan rumah ajang internasional berskala besar. “Jangan sampai, nanti tiba-tiba diberikan event Piala Dunia, orga­nisasinya kacau,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara PSSI dan FFI dalam membangun sepak bola dan futsal nasional tanpa sekat. “Apa yang baik di futsal, kita contoh. Apa yang baik di PSSI, futsal contoh. Tidak ada gengsi. Sebagai keluarga, kita harus berani sa­ling koreksi dan berdiskusi,” tutup Erick.

Dengan tren prestasi yang terus meningkat dan dukungan organisasi yang semakin kuat, peluang Indonesia untuk menjadi tu­an rumah Piala Dunia Futsal 2028 kini semakin terbuka lebar. (rom)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |