Guardiola Isyaratkan Ada Konspirasi untuk Gagalkan Man City Juara

22 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Pep Guardiola mengisyaratkan ada konspirasi yang ingin menggagalkan Manchester City meraih gelar usai timnya menang lawan Newcastle United di babak 16 besar Piala FA.

Man City sukses mengamankan tiket perempat final Piala FA usai menaklukkan Newcastle 3-1 tanpa melibatkan striker andalan mereka, Erling Haaland.

Meski demikian, ada akibat fatal di balik kemenangan Man City. Guardiola mendapat kartu kuning keenamnya musim ini dan terpaksa absen mendampingi The Citizens selama dua pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru taktik asal Spanyol itu dikartu kuning setelah melempar mantelnya ke rumput lantaran wasit tidak menganggap upaya Sam Barrot menarik jersey Jeremy Doku sebagai pelanggaran.

Guardiola mengisyaratkan ada konspirasi yang dilakukan pejabat kompetisi Liga Inggris untuk menggagalkan Man City jadi juara.

"Ketika Jeremy Doku menggiring bola melewati Trippier dan sendirian menuju kotak penalti lalu ditarik dari belakang, saya tidak meminta pemain tersebut dikartu kuning. Tapi itu adalah pelanggaran," kata Guardiola dikutip Daily Mail.

"Ya Tuhan. Ya Tuhan. Ada banyak setelah 10 tahun terakhir yang tidak saya bisa mengerti. Tinjau kembali tindakan tersebut. Tentu saja saya akan membela Doku dan semua pemain saya. Tapi, mereka (para petinggi) terus melakukannya," ujar Giardiola.

Akumulasi kartu kuning membuat Guardiola absen mendampingi Man City saat bertanding melawan West Ham di Liga Inggris dan perempat final Piala FA.

Man City masih memiliki asa meraih quadraple musim ini. Hanya saja mereka harus berjuang keras di Premier League karena berjarak tujuh poin dari Arsenal yang berada di puncak.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/sry)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |