Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung memenuhi kebutuhan BBM Indonesia dari sejumlah tanaman, mulai dari tebu hingga kelapa sawit.
Ia menyampaikan itu di tengah melonjaknya harga minyak dunia buntut eskalasi perang antara Iran dengan Israel-Amerika Serikat.
"Masalah BBM juga bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada energi dan kita memiliki karunia besar dari Yang Maha Kuasa bahwa kita nanti mampu kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita, dari kelapa sawit, dari singkong, dari jagung, dari tebu," ujar Prabowo dalam acara peresmian jembatan, Senin (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo mengakui di tengah kondisi global yang tak menentu ini harga BBM berpotensi mengalami kenaikan.
Ia menyebut hal itu pun dapat berdampak pada harga pangan.
Di sisi lain, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai taraf swasembada beras.
"Kita juga sebentar lagi akan mencapai kemampuan kita memenuhi kebutuhan protein kita. Apa pun terjadi di mana bangsa-bangsa lain banyak akan mengalami kesulitan, minimal kita aman masalah pangan," ucap dia.
Harga minyak mentah dunia resmi tembus level US$100 barel per hari pada Minggu (8/3), imbas perang AS-Israel ke Iran.
Lonjakan itu sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 lalu.
Melansir CNN, lonjakan harga minyak mentah terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor bahwa perang yang diinisiasi AS dan Israel ke Iran akan memiliki dampak panjang. Hal tersebut memicu pembatasan berkepanjangan pada aliran distribusi minyak Timur Tengah.
Harga minyak mentah acuan jenis Brent tercatat mengalami kenaikan 12,63 persen ke level US$ 104 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS tercatat naik 14,7 persen.
(mnf/sfr)

7 hours ago
1
















































