Jakarta, CNN Indonesia --
Mantan pebulutangkis India menilai berbagai masalah yang muncul dalam gelaran India Open 2026 merupakan sebuah indikasi kegagalan sistemik, bukan sebuah kegagalan yang muncul akibat kejadian tiba-tiba.
India Open yang masuk kategori Super 750 tidak menunjukkan kualitasnya sebagai turnamen level atas. Sejumlah keluhan mulai dari kotoran burung yang jatuh ke lapangan, monyet yang masuk ke arena, hingga kebersihan stadion jadi hal yang dikeluhkan.
"Kebersihan venue, keamanan, dan kesiapan dasar merupakan hal yang tidak bisa ditawar dalam turnamen level Super 750," ucap mantan pebulutangkis yang tak disebutkan namanya, dikutip dari Times of India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan masalah yang tiba-tiba muncul dalam semalam. Tempat yang kotor, hewan yang mengganggu, dan pekerjaan yang belum rampung menunjukkan kegagalan sistemik, bukan hanya sebuah kelalaian di saat akhir," katanya menambahkan.
India Open 2026 digelar di Stadion Indira Gandhi. Fasilitas itu dimiliki dan dirawat dalam naungan Sports Authority of India (SAI) sebagai perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Sedangkan Asosiasi Badminton India (BAI) bertindak sebagai penyelenggara. Jadi soal perawatan arena pertandingan seharusnya tetap ada di tangan SAI. Seorang sumber di BAI menyatakan bahwa penyerahan akses ke Stadion Indira Gandhi baru dilakukan pada 2 Januari.
"Waktu yang tersedia sangat singkat namun hal itu tentu tidak bisa membuat jadi alasan terkait gangguan hewan atau kondisi yang kotor. Namun yang pasti, kalian tidak bisa sepenuhnya menyalahkan tanggung jawab pada pihak BAI," ujar sumber tersebut.
Dalam urutan BWF World Tour, turnamen kategori Super 750 hanya kalah dari turnamen level Super 1000. India Open akan menggelar laga final pada Minggu (18/1).
(ptr/jal)

3 hours ago
1
















































