Jakarta, CNN Indonesia --
Pihak berwenang Iran mengatakan, setidaknya 3 ribu orang ditangkap dalam demonstrasi anti-pemerintah yang berlangsung selama beberapa pekan.
Hal tersebut dilaporkan oleh kantor berita Iran. Mengutip Anadolu, laporan tersebut mengutip sumber keamanan yang namanya dirahasiakan karena alasan pembatasan.
Sumber mengatakan, para aktivis yang terlibat dan ditangkap dalam aksi unjuk rasa dikaitkan dengan 'kelompok teroris'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat yang sama, kelompok hak asasi manusia (HAM) Amerika Serikat (AS), HRANA, mencatat korban demonstrasi di Iran tembus lebih dari 3 ribu orang.
Dalam rekapitulasi per Jumat (16/1), HRANA mengklaim telah memverifikasi 3.090 kematian. Sebanyak 2.885 di antaranya merupakan demonstran.
Saat ini, sebagian aksi unjuk rasa telah berhasil diredam. Laporan Al Jazeera menyebutkan, jalanan di Teheran, ibu kota Iran, relatif tenang pada Jumat (16/1).
Suasana hati publik pun dilaporkan beragam. Banyak orang merasa cemas akan kemungkinan situasi yang kembali memanas. Beberapa orang merasa frustrasi karena pemadaman internet yang terus berlanjut.
"Hampir semua orang di Iran tidak memiliki akses internet," ujar jurnalis Al Jazeera, Tohid Asadi.
Situs pemantau daring NetBlock mengatakan, pemadaman internet di seluruh Iran telah memasuki hari ke-8.
Ribuan warga Iran turun ke jalan sejak akhir Desember lantaran marah akibat inflasi yang melonjak dan devaluasi tajam mata uang lokal. Aksi unjuk rasa ini memicu tindakan keras dan agresif dari pihak berwenang Iran.
Para pemimpin Iran menyebut demonstran sebagai 'perusuh'. Mereka juga menuduh negara-negara asing, terutama Amerika Serikat dan Israel, sebagai pihak yang ada di baliknya.
Kemungkinan eskalasi yang lebih luas membayangi Iran pekan ini, saat Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan ikut campur jika lebih banyak lagi demonstran yang tewas.
Namun, ancaman Trump kemudian melunak usai mengetahui Iran membatalkan rencana untuk mengeksekusi ratusan demonstran.
"Saya sangat menghargai fakta bahwa semua eksekusi gantung yang dijadwalkan, yang seharusnya berlangsung kemarin, telah dibatalkan oleh pimpinan Iran. Terima kasih!" tulis Trump di media sosial, Jumat sore.
(asr)

3 hours ago
1















































