CNN Indonesia
Minggu, 18 Jan 2026 10:40 WIB
Aktris Jennifer Lawrence mengungkap dirinya pernah gagal mendapatkan peran utama dalam film garapan sutradara Quentin Tarantino, karena dianggap kurang cantik. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aktris Jennifer Lawrence mengungkap dirinya pernah gagal mendapatkan peran utama dalam film garapan sutradara Quentin Tarantino, karena dianggap kurang cantik.
Pemenang Oscar itu mengeklaim dirinya tidak dipilih untuk berperan dalam film Once Upon a Time...In Hollywood (2019) garapan Tarantino, karena orang-orang menyebut dirinya tidak cukup cantik untuk memerankan karakter Sharon Tate.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengakuan itu disampaikan Lawrence dalam siniar Happy Sad Confused with Josh Horowitz pada Senin (12/1). Dalam siniar itu, Horowitz menyebut bahwa Tarantino sebetulnya ingin Jennifer main dalam salah satu filmnya.
"Tarantino terus mengejarmu. Dia menginginkanmu," kata Horowitz kepada Jennifer, melansir CNN, Jumat (16/1).
"Aku tidak mengetahui soal itu," jawab Lawrence.
Horowitz kemudian menyebut bahwa Tarantino mengincar Lawrence memerankan karakter Jennifer Jason Leigh dalam film The Hateful Eight (2015). Namun, Jennifer menolaknya.
"Aku menolaknya, yang seharusnya tidak aku lakukan," kata Lawrence yang disambut tawa oleh Horowitz.
Tarantino sebelumnya mengatakan kepada Entertainment Weekly bahwa ia merupakan penggemar berat Lawrence dan sempat menawarinya peran Daisy Domergue, namun sang aktris saat itu sibuk dengan promosi film The Hunger Games.
Horowitz kemudian menyinggung film Once Upon a Time... In Hollywood (2019) dan menanyakan apakah Tarantino juga menginginkan Lawrence untuk terlibat. Menanggapi hal itu, Lawrence mengatakan ia sempat diinginkan, namun akhirnya tidak dipilih karena dinilai tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate.
"Ya, dia melakukannya, dan kemudian semua orang bilang, 'Dia tidak cukup cantik untuk memerankan Sharon Tate,' dan kemudian mereka tidak melakukannya," kata Lawrence.
Horowitz merespons pernyataan tersebut dengan tidak percaya. Ia bahkan mengatakan bahwa rumor tersebut tidak benar.
Lawrence menyebut anggapan tersebut datang dari banyak pihak, meski ia juga mengakui kemungkinan cerita itu berkembang dari rumor yang beredar di internet. Peran Sharon Tate dalam film tersebut akhirnya dimainkan oleh Margot Robbie.
Menjelang perilisan film, saudara Sharon Tate, Debra Tate, sempat mengatakan kepada TMZ bahwa ia lebih memilih Margot Robbie untuk memerankan Sharon Tate karena kesamaan fisik dan pembawaan, serta menyebut Lawrence tidak cukup cantik untuk peran tersebut.
Tarantino kemudian mengungkapkan pada 2021 dalam podcast WTF with Marc Maron bahwa ia sempat mempertimbangkan Lawrence untuk memerankan karakter Squeaky, salah satu pengikut Charles Manson. Lawrence bahkan sempat membaca naskah di rumah Tarantino, namun peran tersebut akhirnya diberikan kepada Dakota Fanning.
Dalam kesempatan yang sama di podcast Horowitz, Lawrence juga menyebut dirinya pernah mengikuti audisi untuk film Twilight, namun tidak mendapatkan peran karena merasa dinilai tidak cukup menarik secara fisik.
(dmi/bac)

4 hours ago
1
















































