Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih timnas Irak Graham Arnold senang karena bisa membahagiakan 46 juta rakyat Irak dengan membawa negara mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
"Saya ingin mengatakan kepada mereka: Saya sangat senang bahwa kita telah membuat 46 juta orang bahagia. Terutama dengan apa yang terjadi di Timur Tengah saat ini, saya sangat senang untuk mereka," kata Arnold usai pertandingan dikutip dari Football 360.
Timnas Irak menjadi negara terakhir memastikan tiket ke Piala Dunia 2026. Irak melewati jalur panjang ke Piala Dunia 2026. Kemenangan 2-1 atas Bolivia jadi laga 'final' bagi Aymen Hussein dan kawan-kawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Rabu (1/4) waktu Indonesia, Irak unggul lebih dulu lewat gol Ali Al Hamadi pada menit ke-10. Bolivia sempat membalas lewat Moises Paniagua pada menit ke-38.
Gol penentu yang memastikan Irak meraih tiket Piala Dunia 2026 berasal dari kaki Aymen Hussein pada menit ke-53.
Laga Irak vs Bolivia merupakan pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang paling akhir digelar. Irak pun menjadi negara ke-48 yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
"Pertandingan yang sangat sulit. Pujian sepenuhnya untuk Bolivia, mereka bermain dengan baik. Semua berkat pertahanan hebat dari para pemain kami," kata Arnold.
"Kami berhasil menghalau umpan silang dengan sangat baik. Itulah mengapa kami memenangkan pertandingan," ucap Arnold menambahkan.
Irak lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur playoff interkontinental atau antarkonfederasi.
Sebelumnya Irak mengawali langkah di kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan langsung berlaga di fase kedua. Dalam fase tersebut Irak bersaing dengan Indonesia, Filipina, dan Vietnam.
Irak lolos ke fase ketiga dengan status juara grup. Dalam persaingan fase ketiga, Irak bertemu Korea Selatan, Jordania, Oman, Palestina, dan Kuwait.
Pada akhir klasemen fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, Irak menempati peringkat ketiga. Tidak lolos langsung ke Piala Dunia, tetapi juga tidak tersisih. Skuad Singa Mesopotamia melaju ke fase keempat kualifikasi.
Dalam fase ini Irak bertemu Arab Saudi dan Indonesia. Kekalahan dari Saudi dan kemenangan atas Indonesia membuat Irak ada di peringkat kedua sehingga masuk ke fase kelima kualifikasi.
Kemenangan atas Uni Emirat Arab pun memastikan langkah Irak ke babak playoff interkontinental. Irak menghadapi Bolivia yang sebelumnya menundukkan Suriname.
Perjalanan panjang berbuah manis. Irak menjadi tim terakhir yang memastikan tampil di pesta sepak bola dunia tengah tahun ini.
"Saya harus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemain. Etos kerja mereka, mereka menunjukkan mentalitas Irak yang sesungguhnya dalam berjuang dan mempertaruhkan nyawa mereka, itulah mengapa kami memenangkan pertandingan," ujar Arnold.
(rhr/rhr/jun)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
2
















































