
Susy Susanti hadiri pernikahan putra Huang Hua. (Foto: Instagram/susysusantiofficial)
KLATEN – Sejarah bulu tangkis dunia mencatat persaingan sengit antara dua ratu tunggal putri, Susy Susanti dan Huang Hua, sebagai salah satu duel paling ikonik. Namun, siapa sangka bahwa ketegangan di atas lapangan puluhan tahun silam kini telah bertransformasi menjadi ikatan kekeluargaan yang begitu erat.
Momen mengharukan ini terekam jelas saat Susy Susanti hadir secara khusus di hari bahagia putra mantan rivalnya tersebut. Kehadiran Susy bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan wujud penghargaan atas hubungan baik yang tetap terjaga meski keduanya sudah lama gantung raket.
Pertemuan ini seolah membuktikan bahwa panasnya persaingan memperebutkan poin tidak menghalangi tumbuhnya rasa hormat dan kasih sayang di kehidupan nyata.
1. Mengenang Rekor Pertemuan yang Mendominasi
Huang Hua bukanlah lawan sembarangan bagi Susy. Legenda asal China ini merupakan pemilik koleksi gelar bergengsi, mulai dari juara Thailand Open 1990 hingga Piala Dunia Bulu Tangkis 1991 dan medali perunggu Olimpiade 1992.
Dalam sejarah pertemuan keduanya yang terjadi sebanyak 13 kali, Susy Susanti memang lebih mendominasi dengan sembilan kemenangan, namun Huang Hua selalu memberikan perlawanan yang menguras fisik dan mental.
Susy Susanti hadiri pernikahan putra Huang Hua
Uniknya, pascapensiun, Huang Hua justru mengikuti jejak hatinya untuk menetap di Indonesia. Ia menikah dengan pengusaha Tjandra Budi Dharmawan pada 1993, berganti kewarganegaraan menjadi WNI, dan kini menjalani kehidupan yang tenang di Klaten, Jawa Tengah.
Di sana, ia membesarkan putranya, Michael Tjandra, yang pernikahannya menjadi saksi bisu bersatunya kembali dua musuh bebuyutan di arena olahraga tersebut.


















































