Jakarta, CNN Indonesia --
Bek kanan Noussair Mazraoui mengungkapkan kunci tetap fit bersama Manchester United selama menjalani puasa Ramadan.
Puasa kali ini jadi yang kedua bagi Mazraoui selama menjadi pemain Man United. Pemain 28 tahun tersebut merasakan suasana berbeda antara Ramadan tahun ini dengan sebelumnya.
"Tahun ini akan seperti, matahari terbenam sangat awal, jadi saya rasa tidak akan terlalu sulit. Tapi saya akan sangat menikmati bulan ini," kata Mazraoui dikutip dari situs MU.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pemain Muslim, Mazraoui menjalani sesi latihan dan pertandingan yang berbeda dengan pemain lain, karena harus menahan lapar dan haus selama persiapan.
Meski begitu, pengalaman berpuasa sejak kecil dan berlatih sepak bola sejak usia muda membuat mantan pemain Ajax Amsterdam ini terbiasa.
"Saya rasa itu karena pengalaman. Saya sudah melakukannya cukup lama, sepanjang karier saya sejak usia muda. Jadi, ya, Anda tahu bagaimana cara makan untuk mendapatkan performa maksimal sepanjang hari," tutur Mazraoui.
"Sangat penting untuk mengisi energi di saat-saat Anda bisa makan sehingga Anda dapat memberikan performa terbaik di saat-saat Anda berpuasa."
Mazraoui mengatakan kurma jadi makanan atau camilan saat berbuka puasa. Alih-alih memikirkan rasa haus dan lapar saat pertandingan, pemain asal Maroko ini memilih fokus pada pertandingan.
"Biasanya, Anda mengisi energi sebelum pertandingan, Anda makan sebelum pertandingan, berusaha untuk tetap terhidrasi sebelum pertandingan, dan itu adalah salah satu hal yang tidak dapat Anda lakukan sekarang. Jadi, tentu saja, bagian itu sangat berbeda," ujar Mazraoui.
"Tetapi, di sisi lain, saya pikir Anda memiliki lebih banyak waktu untuk lebih fokus. Jadi, alih-alih fokus pada makanan, Anda sekarang dapat benar-benar fokus pada pertandingan dan juga pada pemikiran spiritual Anda."
(sry/ptr)

3 hours ago
3















































