Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ditangkap, Akui Meninju Korban Berkali-kali

23 hours ago 1

PASAMAN, METROKasus penganiayaan penganiayaan yang me­nimpa seorang lansia ber­nama Saudah (67) di Jorong VI Lubuk Aro, Nagari Pa­dang Mantinggi Utara, Ke­camatan Rao, Kabupaten Pasaman Kabupaten Pasa­man, berhasil diungkap oleh pihak Kepolisian.

Pasalnya, Tim ga­bu­ngan dari Polres Pasaman, Polsek Rao dan Resmob Polda Sumbar berhasil me­nga­mankan pelaku penga­nia­yaan berinisial IS  alias Mk (26) yang berstatus mahasiswa. Pelaku dike­tahui tinggal di jorong yang sama dengan Nenek Sau­dah. Kini, pelaku masih men­jalani pemeriksaan in­tensif di Mapolres Pasa­man.

Kabid Humas Polda Sum­bar, Kombes Sus­me­lawati Rosya mem­benar­kan adanya penang­kapan itu. Menurutnya, Pelaku me­rupakan seorang mahasiswa. Dalam hal ini kasus masih dalam penye­lidikan dan pengembangan Polres Pasaman.

“Kasus ini menjadi perhatian langsung Kapolda Sumbar dan diharapkan tuntas sesuai prosedur hukum berlaku. Polri memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, sebagai wujud komitmen dalam memberikan perlindungan hukum serta rasa aman kepada masyarakat,”  tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat menyatakan, setelah menerima laporan resmi, jajaran Polres Pasaman langsung menurunkan tim ga­bungan.

“Berdasarkan penga­kuan sementara, terduga pelaku melakukan penganiayaan dengan cara meninju wajah korban menggunakan kedua kepalan tangan secara berulang kali,” jelas AKBP Muhammad Agus Hidayat, Selasa (6/1).

AKBP Muhammad Agus Hidayat menambahkan, dalam proses penanganan perkara, Polri me­nge­depankan pendekatan persuasif dan humanis dengan melibatkan pihak keluarga dan tokoh ma­sya­rakat setempat.

“Pada Senin (5/1) sekitar pukul 04.30 WIB, terduga pelaku diserahkan langsung oleh pihak keluarga kepada tim gabungan Resmob dan Polres Pasaman, untuk selanjutnya menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Pasaman dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim,” jelas dia.

Wagub Sumbar apresiasi Polres Pasaman

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Pasaman dan Polda Sumbar atas keberhasilan menangkap pelaku penganiayaan terhadap seorang nenek bernama Saudah. Apresiasi itu disampaikan Vasko dalam percakapan via telepon seluler (ponsel) dengan Kapolres Pasaman, AKBP Muhammad Agus Hidayat.

Dalam komunikasi ter­sebut, Wagub menanyakan perkembangan penanganan kasus sekaligus memastikan keberlanjutan proses hukum terhadap pelaku. Selain itu, Vasko juga meminta Kapolres Pasaman untuk melibatkan Lembaga Perlindungan Sak­­si dan Korban (LPSK) agar Nenek Saudah tidak mengalami intimidasi atau hal-hal yang tidak diinginkan pasca penyerangan.

“Ini poin yang paling penting buat saya yah Pak Kapolres, saya tak mau bicara di konteks yang lain, tapi bicara di kemanusiaannya ini. Ini kan kurang ajar sekali, di saat ada nenek-nenek tua yang dipukul sampai mukanya hancur seperti ini, bagi saya ini sudah kelewatan batas gitu. Kalau perlu dilibatkan LPSK pak, biar tak terjadi hal-hal tak diinginkan lagi begitu Pak,” katanya.

Vasko menegaskan, Pem­prov Sumbar tidak mentolerir tindakan kekerasan serupa di wilayahnya. Ia meminta aparat memberikan efek jera mak­simal bagi pelaku, se­kaligus menjadi peringatan agar kasus serupa tidak terulang.

“Orang tua, apalagi perempuan itu paling kita hormati, minta tolong yah Pak. Kita beri efek jera dan hukuman berat kepada pelaku berinisial IS (26) tersebut. Terima kasih ba­nyak buat jajarannya Pak Kapolres, luar biasa Polres Pasaman,” pungkasnya. (*)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |