Jakarta, CNN Indonesia --
Persija Jakarta dipastikan belum lempar handuk putih atau menyerah dalam perburuan gelar juara Super League 2025/2026.
Saat ini Persija bertengger di peringkat ketiga dengan 62 poin dari 30 pertandingan. Adapun Persib dan Borneo sama-sama mengoleksi 66 poin dari 29 pertandingan.
Artinya, selisih poin Persija dengan dua rivalnya itu bukan hanya empat, tetapi juga bisa tujuh. Selisih poin menjadi tujuh jika keduanya menang dalam laga pekan ke-30.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih Persija, Mauricio Souza, sadar betul bahwa peluang tim asuhannya merah gelar juara musim ini tipis. Hanya saja pelatih asal Brasil ini enggan menyerah begitu saja.
Secara pribadi Mauricio berharap dua rivalnya itu tergelincir. Pada pekan ini Persib akan tandang ke markas Bhayangkara FC dan Borneo FC bertamu ke kandang Persik Kediri.
Ada potensi keduanya menelan kekalahan di kandang lawan. Jika itu terjadi, Persija akan diuntungkan. Saat lawan kalah atau imbang, peluang Persija meraih gelar juara musim ini hidup lagi.
"Tentang lawan kami, kompetisi bukan hanya tergantung dari kami, sekarang. Harapan saya, kami bisa lakukan kerja kami dengan baik agar kami bisa menjadi juara," kata Mauricio.
Performa Persija pada musim ini memang angin-anginan. Terkadang tampil trengginas, tetapi tak jarang pula masuk angin. Hal ini yang membuat Persija ditinggal Persib dan Borneo.
Bahkan, peluang Persija meraih tiket tampil dalam kompetisi Asia musim depan bisa saja lepas. Jika situasi saat ini tak berubah, Borneo FC dan Persib yang akan tampi di Asia mewakili Indonesia.
(abs/afr/rhr)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
8

















































