Prediksi ESDM soal Target Lifting Migas 900 bph di 2029

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Kuswandono mengungkap target lifting minyak dan gas bumi (migas) 2029 sebesar 900 barel per hari (bph) sulit terealisasi.

Agung menyebutkan lifting migas kemungkinan hanya mampu mencapai sekitar 800 bph dalam beberapa tahun ke depan. Dengan begitu, angka tersebut masih kurang dari target yang ditetapkan pemerintah.

"Target pak Menteri (ESDM) sebetulnya 2029 dengan selesainya jabatan atau periode pertama pak (Presiden) Prabowo itu kita menargetkan lifting itu 900 ribu (bph) cukup berat," ungkap Agung dalam acara Bintang Santai EITS Jelang Buka Puasa 2026 di Ballroom Brass Thamrine Nine, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hitung-hitungan sementara di kita itu masih optimis bisa mencapai 800 ribu (bph) tipis lah untuk mencapai 900 (ribu bph) itu masih agak butuh effort lah," imbuhnya.

Agung menambahkan produksi migas nasional saat ini masih di bawah target lifting tahun ini yang telah ditetapkan. Saat ini, realisasi lifting sekitar 550 ribu bph dari target sekitar 603 ribu bph.

"Jadi kalau target sekarang per hari ini itu dari target 603 (ribu bph), kita itu bisa mencapai 550-an ribu (bph) produksi migas, nah itu tantangannya banyak," terangnya.

Dengan demikian, pemerintah terus mendorong kegiatan eksplorasi dan pengembangan wilayah kerja (WK) migas baru untuk mengatasi hal tersebut.

Adapun Kementerian ESDM telah melelang 10 WK migas kepada investor beberapa waktu lalu untuk menarik minat pelaku industri dalam mengembangkan potensi migas di Indonesia.

"Kemarin kita sudah melelang 10 WK migas untuk siapa yang akan tertarik untuk mendapatkan WK itu. Nah itu salah satu (cara) kita memastikan bahwa availability dari migas ini tercapai," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/ins)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |