Jakarta, CNN Indonesia --
Tim nasional sepak bola cerebral palsy Indonesia langsung adaptasi cuaca dan rumput di Nakhon Ratchasima, menjelang ASEAN Para Games 2026.
Timnas Cerebral Palsy Indonesia tiba di Thailand pada Kamis (15/1). Mereka mendarat di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, pada Kamis (15/1), lalu menempuh perjalanan darat ke Ratchasima.
Pelatih Timnas Cerebral Palsy Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, mengatakan tim asuhannya sengaja menggelar dua sesi latihan sehari untuk memulihkan kondisi pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kondisi pemain yang kelelahan karena perjalanan jauh, kami mencoba melakukan conditioning," kata Yanuar dalam keterangan tertulis, dilansir dari Antara.
Yanuar menyebut tim pelatih masih memiliki beberapa hari untuk memaksimalkan persiapan menjelang laga perdana. Menurut dia, fokus latihan akan diarahkan secara bertahap.
"Kami hanya tinggal meningkatkan sedikit lagi untuk mencapai level puncak. Setelah itu, kami akan fokus ke aspek taktik dengan mempertimbangkan skema permainan lawan," ujarnya.
Kapten tim sepak bola cerebral palsy Indonesia Yahya Hernanda menegaskan timnya siap untuk memulai latihan dan berjuang meraih medali untuk Indonesia.
"Persiapan para pemain saat ini sudah sangat maksimal. Kami sudah bisa beradaptasi dengan lapangan yang akan digunakan sebagai venue pertandingan," kata Yahya.
Yahya menjelaskan latihan difokuskan pada latihan mengoper untuk menyesuaikan karakter lapangan yang disebutnya memiliki kondisi rumput yang tipis dan membuat bola lebih sulit untuk dikontrol.
(abs/nva)

3 hours ago
2















































