CNN Indonesia
Sabtu, 02 Mei 2026 16:25 WIB
Sarawak Delta Geopark di Malaysia, salah satu UNESCO Global Geopark terbaru pada 2026. (iStockphoto/tang90246)
Jakarta, CNN Indonesia --
Bagi kalian yang senang bertualang mencari suasana alam yang segar dan asri, tentu perlu meninggalkan wilayah perkotaan dan mulai bergerak ke pelosok.
Terkadang bentang alam pegunungan yang monumental dan pemandangan yang mengesankan sangat layak untuk dijelajahi, bahkan hingga ke wilayah-wilayah hutan hingga pedalaman.
Namun, jika kamu benar-benar butuh inspirasi petualangan alam, daftar UNESCO Global Geoparks adalah tempat terbaik untuk memulai hal tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Time Out, sebanyak 12 wilayah baru telah ditambahkan ke dalam daftar UNESCO Global Geopark, yang kini berjumlah 241 situs di seluruh dunia untuk tahun 2026.
Situs-situs ini dipilih karena kombinasi luar biasa antara konservasi dan edukasi di mana menjaga kelestarian alam seiring dengan menjadi sarana belajar lingkungan.
Selain itu, situs-situs Geopark ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang ramah lingkungan. Geopark Global juga mendukung masyarakat adat dalam mempromosikan budaya dan keahlian tradisional mereka.
Salah satu geopark yang paling menarik adalah Joyce Country and Western Lakes di Irlandia. Wilayah ini terbentuk dari periode pembentukan gunung dahsyat sekitar 450 juta tahun lalu yang dikenal sebagai Grampian-Taconic Orogeny.
Secara budaya, daerah ini adalah Gaeltacht, di mana bahasa Irlandia masih menjadi bagian integral dalam keseharian, bahkan memengaruhi istilah ilmiah internasional seperti kata 'drumlin' (dari bahasa Irlandia 'droimainn').
Selain itu, Asia juga menunjukkan pesonanya dengan masuknya Sarawak Delta di Malaysia, yang dikenal dengan ekosistem mangrove dan kekayaan hayatinya, serta Miné-Akiyoshidai Karst Plateau di Jepang yang memukau dengan lanskap batu kapurnya.
Sayang, dalam 12 daftar UNESCO Global Geoparks yang baru ini tidak ada yang berasal dari Indonesia. Namun, tiga UNESCO Global Geopark Indonesia, yaitu Rinjani-Lombok, Kaldera Toba, dan Ciletuh-Palabuhanratu berhasil mendapatkan kembali status green card.
Berikut adalah daftar 12 wilayah yang baru saja menerima status UNESCO Global Geopark pada 2026.
1. Changshan UNESCO Global Geopark, China
2. Mt.SiguniangUNESCO Global Geopark, China
3. Terres d'Hérault UNESCO Global Geopark, Prancis
4. Nisyros UNESCO Global Geopark, Yunani
5. Joyce Country and Western Lakes Global Geopark, Irlandia
6. Miné-Akiyoshidai Karst Plateau UNESCO Global Geopark, Jepang
7. Lenggong UNESCO Global Geopark, Malaysia
8. Sarawak Delta UNESCO Global Geopark, Malaysia
9. Algarvensis UNESCO Global Geopark, Portugal
10. Toratau UNESCO Global Geopark, Rusia
11. Dahar UNESCO Global Geopark, Tunisia
12. Manantiales Serranos UNESCO Global Geopark, Uruguay.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
6

















































