Jakarta, CNN Indonesia --
Barcelona akan kembali beraksi di Liga Champions dengan menghadapi Slavia Praha yang sudah tidak bertanding di kompetisi selama sebulan pada Rabu (21/1) mendatang. Laga ini menjadi krusial bagi tim asuhan Hansi Flick yang masih berjuang menjaga peluang finis di delapan besar fase liga.
Saat ini Barcelona menempati posisi ke-15 klasemen sementara dengan mengemas 10 poin dari enam pertandingan yang dijalani.
Dengan hanya dua pertandingan tersisa, kemenangan menjadi harga mati jika raksasa Catalunya ingin memperpanjang napas mereka di kompetisi elite Eropa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di atas kertas, Barcelona diunggulkan. Slavia Praha termasuk salah satu tim dengan performa terburuk di Liga Champions musim ini, setelah hanya mengumpulkan tiga poin dari enam pertandingan.
Situasi Slavia Praha semakin rumit karena minimnya aktivitas kompetitif menjelang laga melawan Barcelona.
Menurut laporan Diario SPORT yang dilansir Barca Universal, Slavia Praha belum memainkan pertandingan resmi sejak 13 Desember lalu.
Jeda panjang ini terjadi akibat libur musim dingin di Liga Utama Ceko, yang diberlakukan untuk menghindari cuaca ekstrem di Eropa Tengah.
Meski Slavia saat ini memimpin liga domestik dengan selisih tujuh poin, laga kompetitif terakhir mereka adalah kemenangan dramatis 4-3 atas Jablonec.
Sejak itu, tim asal Praha tersebut hanya menjalani tiga laga uji coba dengan hasil kalah dari Basel, imbang melawan Karlsruhe, dan menang atas Bran. Uji coba ini sekadar untuk menjaga kebugaran pemain.
Kondisi ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Barcelona, yang datang dengan ritme pertandingan yang jauh lebih stabil.
(rhr)

4 hours ago
1

















































