Heboh Turis India Curi Keset, Handuk, hingga Hair Dryer Hotel di Ubud

2 hours ago 8

CNN Indonesia

Rabu, 22 Apr 2026 17:00 WIB

Video yang menampilkan dugaan tindak pencurian WNA asal India di sebuah hotel di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, viral di media sosial Ilustrasi handuk di kamar hotel. (Life-Of-Pix/Pixabay)

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video yang menampilkan dugaan tindak pencurian oleh warga negara asing (WNA) asal India di sebuah hotel di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu, (19/3) sekitar pukul 10.00 WITA di Asvara Resort Ubud, yang berlokasi di Banjar Ayah, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kasi Humas Polres Gianyar Ipda I Gusti Ngurah Suardita mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran Polres Gianyar, video tersebut menampilkan seorang perempuan WNA bersama beberapa rekannya yang diduga melakukan pencurian fasilitas hotel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pihak manajemen hotel para tamu tersebut merupakan WNA asal India berjumlah empat orang yang menginap sejak 16 April 2026 dengan memesan dua kamar," kata Ipda Suardita, Selasa (21/4).

Saat proses check-out, petugas housekeeping menemukan sejumlah fasilitas kamar hilang. Fasilitas kamar hotel yang hilang di antaranya, alas gelas, handuk mandi, handuk kolam, hair dryer, kimono, keset, box remote TV, serta peralatan makan.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke manajemen hotel yang selanjutnya menghentikan proses check-out WNA tersebut untuk dilakukan klarifikasi.

Para WNA India itu akhirnya mengakui telah mengambil barang-barang fasilitas hotel tanpa izin dan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak hotel.

Permasalahan masih lingkup intern hotel diselesaikan secara kekeluargaan dengan kesepakatan bahwa seluruh barang dikembalikan dan tidak dilanjutkan ke proses hukum. Setelah itu, pihak hotel tetap mengizinkan para turis India tersebut untuk melanjutkan proses check-out.

Ipda Suardita menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penelusuran atas video viral tersebut dan memastikan kejadian telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu menggambarkan keseluruhan peristiwa," ujarnya.

Polres Gianyar juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap setiap informasi yang berkembang di masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

(kdf/wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |