Pastikan Transparan dan Bebas Kecurangan, Propam Polda Sumbar Awasi Seleksi CAT Bintara Polri

3 days ago 20

Beranda BERITA UTAMA Pastikan Transparan dan Bebas Kecurangan, Propam Polda Sumbar Awasi Seleksi CAT Bintara Polri

BERITA UTAMA

AWASI—Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol Siswantoro bersama anggotanya mengawasi pelaksanaan ujuan CAT dalam seleksi Bintara Polri.

PADANG, METROBidang Propam Polda Sumatra Barat (Sumbar) melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Computer Assisted Test penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Gedung Microteaching Pendidikan Profesi Gu­ru Universitas Negeri Pa­dang (UNP), Rabu (20/5).

Pengawasan ketat dilakukan guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik kecurangan. Kegiatan tersebut melibatkan pengawas internal dari serta pengawas eksternal dari Dinas Pendidikan Pro­vinsi Sumbar.

Kabid Propam Polda Sumbar Kombes Pol Sis­wantoro mengatakan, ta­ha­pan CAT akademik me­rupakan proses penting dalam rangkaian seleksi penerimaan calon anggota Polri sehingga integritas pelaksanaannya harus dijaga secara maksimal.

“Pengawasan dilakukan secara menyeluruh oleh tim internal maupun eksternal untuk memastikan proses seleksi berjalan bersih, transparan, dan profesional, “ ujar Kombes Pol Siswantoro.

Kombes Pol Siswantoro menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan pada setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri guna menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen yang bersih dan transparan.

|Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian ujian selesai dilaksanakan,” tegas dia.

Pelaksanaan ujian dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M Ridha selaku Ketua Pelaksana. Ia menegaskan bahwa fasilitas ujian yang digunakan telah memenuhi Standar Nasional Indonesia, sehingga mendukung pelaksanaan seleksi berbasis teknologi secara optimal.

Sebanyak 1.190 peserta mengikuti seleksi CAT penerimaan Bintara Polri 2026 Panda Sumbar, terdiri dari 955 peserta pria dan 235 wanita. Ujian dibagi dalam tiga sesi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.173 peserta hadir mengi­ku­ti ujian, sementara 17 peserta tercatat tidak hadir.

Sebelum memasuki ruang ujian, seluruh peserta menjalani pemeriksaan ketat, mulai dari pengabsenan, cabut nomor lot tempat duduk, hingga pemeriksaan badan menggunakan metal detector. Peserta juga diwajibkan mengumpulkan ba­rang-barang pribadi seperti telepon genggam dan jam tangan untuk mencegah potensi pelanggaran selama ujian berlangsung.

Setelah proses verifikasi selesai, peserta diarahkan menuju ruang labor komputer sesuai nomor kursi masing-masing. Ujian CAT berlangsung selama 60 menit dengan sistem penilaian langsung yang dapat dilihat peserta usai mengerjakan soal.

“Setelah hasil nilai tam­pil di layar monitor, peserta langsung menandatangani hasil nilai tersebut, “ pungkas Kombes Pol Anissullah. (rgr)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |