Rupiah Keok ke Rp17.289 per Dolar AS Kamis Sore

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.286 per dolar AS pada perdagangan Kamis (22/4) sore. Mata uang Garuda melemah 105 poin atau 0,61 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,10 persen, peso Filipina melemah 0,60 persen, baht Thailand melemah 0,65 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,26 persen.

Namun, sebagian mata uang Asia lainnya bergerak beragam. Dolar Singapura melemah 0,04 persen, yen Jepang turun 0,14 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,15 persen, sementara dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, mata uang utama negara maju cenderung bervariasi terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,07 persen, poundsterling Inggris melemah 0,01 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,14 persen.

Di sisi lain, dolar Kanada menguat 0,07 persen, sedangkan franc Swiss melemah 0,05 persen.

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik, terutama ketidakpastian geopolitik serta kenaikan harga energi global.

"Rupiah ditutup melemah di Rp17.286 dan berpotensi kembali tertekan pada perdagangan besok di kisaran Rp17.280 sampai Rp17.340 per dolar AS," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Ia menjelaskan, dari sisi eksternal, pasar masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta ketidakpastian arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat.

"Pasar juga masih cenderung apatis terhadap arah kebijakan The Fed ke depan, di tengah dinamika kepemimpinan dan sikap terhadap suku bunga," ujarnya.

Dari dalam negeri, lanjutnya, kenaikan harga minyak mentah dunia turut menekan rupiah karena meningkatkan kebutuhan impor energi dan permintaan dolar AS.

"Kebutuhan impor minyak yang besar membuat permintaan dolar meningkat, sehingga memberi tekanan pada rupiah," imbuhnya.

Meski demikian, menurut Ibrahim, intervensi Bank Indonesia (BI) cukup membantu menahan pelemahan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah esok hari berada dalam rentang Rp17.280 hingga Rp17.340 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(lau/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |