Terowongan Kereta Terpanjang di Dunia, Menembus Gunung Hanya 20 Menit

2 hours ago 6

CNN Indonesia

Selasa, 05 Mei 2026 08:30 WIB

Dibangun dengan biaya sekitar Rp230 triliun, infrastruktur ini menyandang gelar terowongan kereta api terpanjang dan terdalam yang pernah dibangun manusia. Gotthard Base Tunnel di Swiss, terowongan kereta terpanjang dan terdalam di dunia. (Foto: iStockphoto)

Jakarta, CNN Indonesia --

Pegunungan Alpen selalu menjadi penghalang alami paling tangguh di Eropa, dengan membentang sepanjang 1.200 km melintasi delapan negara.

Pegunungan ini juga menjadi saksi sejarah mulai dari gajah-gajah Hannibal hingga pasukan Napoleon yang harus bersusah payah mendaki medan ekstrem demi penaklukan.

Namun hari ini, sejarah itu telah berubah. Sebuah keajaiban teknik bernama Gotthard Base Tunnel hadir sebagai koridor utama yang menghubungkan Eropa Utara dan Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip Daily Record, dibangun dengan biaya sekitar 11,5 miliar pound sterling atau sekitar Rp230 triliun, infrastruktur ini menyandang gelar terowongan kereta api terpanjang dan terdalam yang pernah dibangun manusia.

Dibuka sejak 2016, terowongan ini bukan sekadar jalan pintas biasa. Membentang sejauh 57 km, Gotthard mengalahkan Channel Tunnel (penghubung Inggris-Prancis) dengan selisih 7 km dan menggeser Terowongan Seikan di Jepang sebagai pemegang rekor sebelumnya.

Berada 2,3 km di bawah permukaan gunung, kedalaman terowongan ini setara dengan tambang-tambang terdalam di planet bumi.

Hebatnya lagi, kereta dapat meluncur hingga kecepatan 250 km/jam di terowongan ini, membuat perjalanan menembus gunung hanya memakan waktu 20 menit.

Berbeda dengan terowongan lama yang biasanya dibangun melingkar mengikuti kontur gunung, Gotthard adalah rute "jalur datar" pertama yang menembus pegunungan tinggi.

Desain ini memungkinkan kereta barang yang sangat berat dan kereta penumpang cepat melintas tanpa hambatan tanjakan.

Hasilnya? Waktu tempuh dari Basel ke Zurich atau Milan ke Lugano terpangkas hingga satu jam. Ini menjadikannya urat nadi vital bagi perdagangan dan perjalanan di seluruh benua Eropa pada tahun 2026.

Membangun terowongan di bawah beban gunung setebal sekitar 56 km bukanlah perkara mudah. Tekanan gravitasi yang sangat besar mengancam terowongan untuk runtuh ke dalam.

Struktur terowongan diperkuat dengan cincin baja masif yang dirancang khusus untuk menopang berat beban gunung di atasnya.

Proyek ini menggunakan bor raksasa sepanjang 410 meter (setara empat lapangan sepak bola). Mesin ini mampu melahap 40 meter batuan gunung setiap harinya selama masa pembangunan 17 tahun. 

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |