Lepas Keberangkatan Kloter 10, Bupati Welly Suhery Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekompakan

11 hours ago 3

Beranda METRO SUMBAR Lepas Keberangkatan Kloter 10, Bupati Welly Suhery Pesankan Jamaah Jaga Kesehatan dan Kekompakan

METRO SUMBAR

FOTO BERSAMA—Bupati Pasaman, Welly Suhery, foto bersama sebelum melepas CJH Pasaman ke Tanah Suci Mekah.

PASAMAN, METRO–Isak tangis haru mewarnai keberangkatan ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Pasaman saat dilepas secara resmi oleh Bupati Pasaman, Wel­ly Suhery, di halaman Islamic Center, Minggu (3/5).  Ribuan sanak keluarga dari berbagai penjuru daerah tampak memadati lokasi untuk mengantarkan dan mendoakan keselamatan para tamu Allah yang akan bertolak menuju Asrama Haji Embarkasi Padang.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam prosesi tersebut Wakil Bupati Pasaman, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Muksinin, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Ralitasman, serta Ketua TP-PKK Pasaman Ny. Lusi Welly Suhery.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pa­sa­man, H. Muksinin, S.Ag., M.Pd., dalam keterangannya merinci bahwa jamaah haji Kabupaten Pasaman tahun 1447 Hijriah ini tergabung dalam Kloter X (sepuluh) dengan total 193 orang. Adapun rincian ja­maah per kecamatan terdiri dari Padang Gelugur 47 orang, Lubuk Sikaping 47 orang, Rao 32 orang, Panti 18 orang, Rao Selatan 16 orang,

Tigo Nagari 14 orang, Bonjol 8 orang, Duo Koto: 6 orang, Rao Utara 5 orang, tercatat jamaah termuda atas nama Amalia Indah (21), seorang mahasiswa dari Padang Gelugur.

Sementara jamaah tertua adalah Dasiar Boer Burhanuddin (84) dari Kecamatan Bonjol. Keberang­ka­tan ini dipimpin oleh Ketua Kloter Busra Nazir, di­dam­pingi pembimbing iba­dah H. Asrul, serta petugas kesehatan Titania Yuliska dan Syafliadi.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, dalam sambutannya menyatakan rasa syu­kur mendalam atas kesempatan yang diberikan kepada ratusan warga Pasaman untuk menunaikan rukun Islam kelima. Beliau berpesan agar para jamaah senantiasa meluruskan niat dan menjaga keikhlasan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

“Ibadah haji adalah per­jalanan fisik, mental, dan spiritual. Saya meminta jamaah untuk disiplin menjaga kesehatan, me­ngi­kuti arahan petugas, dan jangan memaksakan diri. Jaga kekompakan, kebersamaan, serta saling tolong-menolong antar se­sama jamaah selama berada di Tanah Suci,” tegas Bupati Welly.

Selain itu, Bupati juga menitipkan pesan agar jamaah menjadi duta daerah yang baik dengan me­nunjukkan akhlakul karimah serta menjaga nama baik Kabupaten Pasaman dan bangsa Indonesia. “Perbanyak doa dan zikir untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga seluruh jamaah men­dapatkan predikat haji yang mabrur dan selamat kembali ke kampung halaman,” tutupnya.

Prosesi pelepasan diakhiri dengan suasana pe­nuh haru saat para jamaah menaiki bus khusus menuju Padang, diiringi doa dan lambaian tangan ribuan keluarga yang mele­pas.­(ped/rel)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |