Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana 2026, 87 Nagari Siap Gelar Pemilihan Serentak

16 hours ago 11

Beranda METRO SUMBAR Pemkab Pasbar Matangkan Persiapan Pilwana 2026, 87 Nagari Siap Gelar Pemilihan Serentak

METRO SUMBAR

PERSIAPAN PILWANA SERENTAK— Bupati Yulianto memimpin Rakor Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin (18/5).

PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memantapkan persiapan Pemilihan Wali Nagari serentak 2026 untuk 87 nagari di 11 kecamatan. Hal itu dibahas da­lam Rapat Koordinasi Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 yang digelar Dinas Pemberda­yaan Masyarakat dan Nagari di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin (18/5).

Dalam arahannya, Bupati Yulianto yang didampingi Sekretaris Daerah Dod­­dy San Ismail menegaskan wali nagari definitif penting untuk memastikan pelayanan kepada masya­rakat berjalan optimal. Karena itu, seluruh taha­pan Pilwana harus dipersiapkan matang agar berjalan aman, tertib, dan de­mo­kratis.

“Dulu nagari induk hanya 19, sekarang sudah berkembang menjadi 90 nagari. Tiga di antaranya sudah definitif. Artinya, ada 87 nagari yang membutuhkan wali nagari defi­nitif. Semua pihak harus bersama menyukseskan Pilwana ini,” ujar Yulianto.

Ia meminta camat aktif mengarahkan pemerintah nagari untuk meningkatkan sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.

Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra menyebut Pilwana 2026 merupakan pemilihan terbesar yang pernah digelar di Pasbar, baik dari jumlah nagari maupun cakupan wilayah. Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung 17 September hingga 20 Oktober 2026. Pemkab Pasbar juga akan menerapkan sistem e-voting untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya. “Fokus rakor hari ini adalah pembentukan panitia tingkat kabupaten dan penyamaan per­­sep­si seluruh unsur pe­laksana. Setelah ini, rapat lanjutan akan digelar di tingkat kecamatan dan nagari,” katanya.

Selain membentuk pa­ni­tia, Pemkab Pasbar juga akan menyiapkan tenaga teknis inti dan petugas lapangan untuk mendukung kelancaran Pilwana.

Di tingkat kabupaten, panitia terdiri dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda. Bupati dan Wakil Bupati bertindak sebagai penanggung jawab, sementara Sekda menjabat ketua panitia.

Di tingkat kecamatan dibentuk panitia pengawas yang melibatkan camat dan Forkopimca. Sementara di tingkat nagari, Panitia Pemilihan Wali Nagari dibentuk dari unsur Bamus, perangkat nagari, dan to­koh masyarakat. Panitia ini nantinya akan membentuk KPPSN dan petugas Linmas TPS. Rakor ditutup dengan sesi diskusi yang membahas aspek keamanan, proses seleksi penyelenggara, hingga kesiapan teknis pemungutan suara. Se­luruh peserta berkomitmen mendukung Pilwana 2026 agar berlangsung aman, jujur, transparan, dan demokratis. (end)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |