Pertamina Patra Niaga Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Permudah Akses BBM dan Dukung Produktivitas Nelayan

5 hours ago 6

Beranda METRO BISNIS Pertamina Patra Niaga Sumbagut Resmikan SPBU Nelayan di Aceh Selatan, Permudah Akses BBM dan Dukung Produktivitas Nelayan

METRO BISNIS

SPBU NELAYAN—Petugas SPBU melayani nelayan yang melakukan pembelian BBM.

ACEH, METRO–Pertamina Patra Niaga kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan energi hingga ke pelosok negeri melalui peresmian SPBU Nelayan 18.237.014 Koperasi KNTI Aceh Selatan yang berlokasi di Desa Ujong Pulo Ra­yeuk, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten A­ceh Selatan, Provinsi Aceh.

Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Bapak Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Didit Herdiawan, Deputi Pe­ngem­bangan Usaha Ko­perasi Kementerian Ko­perasi Republik Indonesia se­kaligus Komisaris Pertamina Patra Niaga, Bapak Panel Barus, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, serta Bupati Aceh Selatan, Bapak Mirwan MS.

Sementara, dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut turut hadir Bapak Sunardi, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Bapak I Gusti Bagus Suteja, Region Manager Retail Sales Sumbagut, Bapak Agoeng Pri­yatno, Region Manager HSSE Regional Sumbagut, serta Bapak Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut.

Sebagai bagian dari program BBM Satu Harga, SPBU Nelayan ini hadir untuk memastikan ma­sya­rakat pesisir, khususnya nelayan, dapat mempe­roleh bahan bakar dengan harga yang setara dan terjangkau, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Bapak Ferry Joko Juliantono, turut menyampaikan apresiasinya terhadap ko­laborasi yang terjalin da­lam menghadirkan SPBU Nelayan berbasis koperasi ini.

“Kehadiran negara da­lam hal ini melalui SPBU Nelayan diharapkan dapat mengubah tatanan e­ko­nomi yang ada di ma­sya­rakat. Dengan adanya program ini, nantinya akan ada Kampung Nelayan Me­rah Putih yang di­lengkapi oleh berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan, termasuk SPBU Nelayan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar­nya.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan bahwa kehadiran SPBU ini merupakan wujud nyata peran perusahaan dalam menghadirkan layanan energi yang inklusif.

“Peresmian SPBU Nelayan ini merupakan wujud komitmen kami dalam men­jaga keandalan distribusi energi, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan ketersediaan energi yang berkeadilan bagi masyarakat. Melalui implementasi program B­BM Satu Harga, kehadiran SPBU ini diharapkan dapat mendorong pemberda­ya­an dan kemandirian e­ko­no­mi nelayan serta ma­sya­rakat pesisir,” ujarnya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Bapak Sunardi, menambahkan bahwa kehadiran SPBU ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan layanan energi kepada masyarakat.

“Kami berharap SPBU Nelayan ini dapat memberikan kemudahan akses energi bagi nelayan di Bakongan Timur, sehingga aktivitas melaut menjadi lebih efisien dan produktif. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta meningkatkan kualitas la­yanan energi di wilayah Sumatera Bagian Utara,” ungkapnya.

Sebelum SPBU ini be­roperasi, nelayan di Kecamatan Bakongan Timur harus menempuh jarak yang relatif jauh untuk memperoleh bahan bakar. SPBU terdekat yang melayani pembelian BBM bagi nelayan berada pada jarak sekitar 4,4 kilometer dan 6,4 kilometer dari wilayah tersebut. Kondisi ini tentu berdampak pada efisiensi waktu dan biaya operasional nelayan.

Kini, dengan hadirnya SPBU Nelayan 18.237.014, akses terhadap energi men­jadi lebih dekat dan efisien. Hal ini diharapkan mampu mengurangi beban operasional, me­ning­katkan produktivitas, serta mendorong kesejahteraan nelayan dan keluarganya.

SPBU Nelayan ini akan menyalurkan Biosolar bagi para nelayan sesuai de­ngan ketentuan yang di­tetapkan oleh BPH Migas. Penyaluran dilakukan secara tepat sasaran melalui penggunaan aplikasi XStar, berdasarkan surat rekomendasi dari dinas terkait, sehingga memastikan distribusi BBM subsidi berjalan transparan dan akun­tabel.

Selain memperkuat akses energi, keberadaan SPBU Nelayan ini juga men­jadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi, dengan melibatkan Koperasi KNTI Aceh Selatan sebagai pengelola. Hal ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal di wi­layah pesisir.

Pertamina Patra Niaga akan terus memperluas jangkauan layanan energi melalui berbagai inisiatif yang berkelanjutan, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. (rel)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |