Silaturahmi Pembangunan Tanah Datar-Madina, Dua Bupati Sepakat Perkuat Kolaborasi Daerah

6 hours ago 1
DUO BUPATI—Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, Bupati Tanah Datar Eka Putra saat melakukan silaturahmi.

TANAH­DATAR, METRO–Pertemuan silaturahmi pem­bangunan antara Pe­me­rinta­h Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Pem­erintah Kabupaten Tanah Datar berl­angsung hangat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina yang juga dikenal dengan na­ma Bumi Gordang Sambilan, Kamis (23/4) malam.

Momentum ini menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat sinergi antar daerah dalam men­do­rong pembangunan yang ber­pihak kepada masyarakat.

Bupati Mandailing Natal, H. Sai­pullah Nasution, dalam sam­­­butannya menyebut per­temuan ini sebagai momen berharga. Ia mengapresiasi kehadiran Bupati Tanah Datar beserta rombongan yang tetap meluangkan waktu untuk ber­silaturahmi di tengah padatnya agenda.  “Ini kehormatan bagi kami. Selain mempererat h­ubungan, juga menjadi ke­sempatan untuk belajar dari pengalaman beliau dalam me­mimpin,” ujar Saipullah.

Sebagai kepala daerah yang baru menjabat, Saipullah menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kola­borasi, termasuk rencana me­ngirim perangkat daerah guna mempelajari berbagai program unggulan di Tanah Datar.

Menurutnya, meskipun se­tiap daerah memiliki kara­kteristik berbeda, pertukaran pengalaman menjadi kunci un_tuk mempercepat ke­ma­juan.

Ia juga memaparkan kon­disi daerahnya, mulai dari luas wilayah sekitar 6.600 km² de­ngan jumlah penduduk 505 ribu jiwa, hingga capaian Indeks Pembangunan Manusia seb­esar 74,3. Di sektor ekonomi, Mandailing Natal mencatat pertumbuhan 4,3 persen de­ngan target meningkat hingga 8 persen di akhir masa jabatan.

Di bidang pertanian, Mand­ailing Natal telah mencatat surplus produksi, yakni sekitar 34 ribu ton per tahun dari ke­bu­tuhan 32 ribu ton. Selain itu, potensi perkebunan sawit se­luas 166 ribu hektare, per­tam­bangan emas, energi panas bumi, hingga kawasan kon­servasi seperti Taman Na­sional Batang Gadis menjadi kekuatan yang terus dikem­bangkan.

Sementara itu, Bupati Ta­nah Datar, Eka Putra, mene­gaskan pentingnya fokus pada masa depan dan kemauan bersama dalam membangun daerah. “Kami tidak ingin lagi bicara soal masa lalu. Yang terpenting hari ini adalah ke­mauan untuk bersama-sa­ma membangun,” tegasnya.

Bupati Eka Putra me­map­arkan sejumlah program ung­gulan yang telah dijalankan di Tanah Datar, di antaranya program bajak sa­wah gratis, asur­an­si pertanian dengan nilai ganti rugi hingga Rp6 juta per hektare, serta bantuan biaya tanam bagi petani.

Selain itu, pemerintah da­erah juga memanfaatkan tek­nologi berbasis aplikasi dan satelit untuk memastikan ban­tuan tepat sasaran. Di sektor ekonomi, program “Satu Na­gari, Satu Event” dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan perputaran uang men­capai miliaran rupiah dalam satu kegiatan. Sementara di bidang keagamaan, program “Satu Rumah, Satu Hafidz/Hafidzah” telah melahirkan lebih dari 20 ribu anak peng­hafal Al-Qur’an.

Tak hanya itu, Eka Putra juga menyoroti pentingnya mitigasi bencana. Ia menyebut Tanah Datar merupakan da­erah yang kerap dilanda ben­cana alam, sehingga pe­me­rintah membangun sistem De­sa Tangguh Bencana, mem­perkuat infrastruktur seperti sabo dam, serta memastikan kesiapsiagaan masyarakat.

Dalam tata kelola peme­rintahan, Bupati Eka mene­kan­kan prinsip bahwa aparatur adalah pelayan masyarakat. Berbagai inovasi dilakukan, mulai dari efisiensi anggaran, pemba­ta­san fasilitas pejabat, hingga penyediaan layanan pengaduan masyarakat dan pembangunan Mal Pelayanan Publik. “Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan keha­diran peme­rintah. Tujuan akhir­nya seder­hana, masyarakat sejahtera dan bahagia,” ujar­nya.

Pertemuan itu pun ditutup dengan komitmen kedua ke­pala daerah untuk terus mem­perkuat kerja sama dan saling mendu­kung dalam pembangu­nan. Baik Pemerintah Tanah Datar mau­pun Mandailing Natal sepakat bahwa kolaborasi menjadi kunci untuk­­ meng­ha­dirkan kesejah­teraan yang lebih merata bagi masyarakat. (ant)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |