SAMBUTAN—Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta M.Si., CSFA memberikan apresiasi kepada Aipda Dian Wihnedro Ratno, saat mengunjungi Sekolah Lansia Setia Banuaran, Yayasan Berkah Amal Salih (YBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
PADANG, METRO–Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta M.Si., CSFA mengunjungi Yayasan Berkah Amal Salih (YBAS) di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (22/4) lalu hingga kini meninggalkan bekas yang mendalam pada penghuni YBAS, khuusnya para lansia dan ratusan anak yatim. Kenapa tidak, kunjungan orang nomor satu jajaran Polda Sumbar itu setidaknya memberikan sitawa sidingin bagi mereka, khususnya bagi Aipda Dian Wihendro Ratno alias Dian Pitok.
Bintara Poliri , personel Polsekta Lubuk Begalung, anggota Polresta Padang yang bertugas baru tujuh bulan menjabat Bhabinkamtibmas di Kelurahan Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, sudah berbuat banyak untuk kaum dhuafa, anak yatim, para janda sehingga mencetuskan ide cemerlang yakni membuat sekolah lansia yang diberi nama Sekolah Lansia Setia Banuaran.
Di Sekolah Lansia Setia Banuaran ini kini sudah memiliki sebanyak 45 orang lansia yang tak berapa lama lagi akan diwisuda. “Alhamdulillah, atas kedatangan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memberikan harapan besar bagi kami sebagai Kepala Sekolah Lansia Setia Banuaran,” ujar Cece Herawati kepada POSMETRO Minggu (26/4).
Dikatakan Cece, bahwa di Sekolah Lansia Setia Banuaran itu kami memiliki 45 orang lansia yang diberikan pendidikan. Memiliki tujuh program belajar, dengan tujuan lansia tidak pikun sesuai dengan motor kami sehat, ceria, semangat, Allahu Akbar.
Memang kata Cece, keberadaan sekolah lansia ini tidak terlepas dari kegigihan Aipda Dian Wihendro Ratno, alias Dian Pitok. Semua urusan sekolah, termasuk kesejahteraan lansia termasuk gizi, anak yatim, Aipda Dian lah yang berbuat untuk kami semuanya.
Kita ketahui Aipda Dian Pitok memiliki UMKM Keripik Pisang di ruanhnya Kripik Pisang Dian Pitok, sebagaian hasilnya usaha itu diserahkan pada kami. “Alangkah mulianya hati Dian Pitok. Banyangkan saja, soal gizi, makanan para lansia juga jadi perhatian bagi Dian Pitok,” aku Cece. Dan satu lagi yang perlu diingat kata Cece, bahwa kami sudah mengontongi surat izin pendirian sekolah lansia. Bahkan kami sudah beberapa kali mendapatkan pengharagan, dan baru baru ini Sekolah Lansia Setia Banuaran mendapat apresiasi dari pihak BKKBN Sumbar sebagai sekolah lansia terbaik di Sumbar. “Untuk itu kami berharap kepada Kapolda Sumbar Irje Pol Gatot Tri Suryanta memberikan peluang bagi Aipda Dian Wihendro alias Dia Pitok untuk sekolah perwira. Dengan sekolah perwira Dian Pitok akan memiliki wawasan yang luas sesusia dengan fungsi Polri sebagai pengayom masyarakat,” ucap Cece bangga.
Sementara itu di tempat yang sama, Yuliar (70), warga RT 1/RW 10 dan Maimar (80) warga RT 3/RW 13, dua lansia kepada POSMETRO mengakui ada kesan yang masih membekas saat kedatangan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta ke tempat kita. “Beliau sangat banyak memberikan wejangan kepada kami. Barangkali ini baru pertama kali kunjungan Kapolda Sumbar ke tempat kami. Ini sejarah besar bagi kami dan pengurus,” kata Maimar. Senada juga dikatakan Yuliar yang mengaku sudah hidup di yayasan itu selama tujuh bulan lalu. Ada rasa kekompakan yang luar biasa selama kami berada di yayasan BAS itu.
Sebelumnya, kunjungan Kapolda Sumbar Irjen tersebut dihadiri Kepala BKKBN Sumbar Mardalena Wati Yulia, Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Robby Setiadi Purba, Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno, serta pengurus yayasan dan masyarakat setempat.
Di lokasi, Kapolda berinteraksi langsung dengan lansia dan anak yatim, serta meminta mereka menyampaikan kebutuhan. Sejumlah lansia yang telah berusia di atas 80 tahun mengutarakan permintaan sederhana, seperti kain panjang dan mukena. “Kami akan wisuda S1 (standar 1 sekolah lansia), Pak. Mohon dibantu kami baju gamis untuk wisuda,” ujar Nuriah (80).
Anak-anak yatim juga menyampaikan kebutuhan serupa, seperti sepatu dan pakaian mengaji. Menanggapi hal itu, Kapolda meminta seluruh kebutuhan dicatat untuk ditindaklanjuti. “Tolong dicatat semua kebutuhan beserta jumlah dan ukurannya,” ujar Gatot.
Selain itu, Kapolda juga mengabulkan permintaan tim kreatif yayasan untuk pengadaan oven digital guna mendukung rencana usaha kuliner yang melibatkan orang tua anak yatim, serta membantu kebutuhan kontrak sekretariat yayasan yang akan berakhir pada Mei mendatang.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda mengapresiasi peran Aipda Dian Wihendro Ratno sebagai Bhabinkamtibmas Banuaran yang dinilai aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun ketahanan keluarga melalui program di yayasan. “:Saya berharap jajaran Polri di Sumbar agar ada Dian Pitok,.,,Dian Pitok seperti ini. Berbuat untuk anak bangsa,” tandas Gatot Tri Suryanta.
Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi lintas sektor yang terbangun sejalan dengan program Pemerintah Kota Padang. “Kita bersyukur dengan Yayasan Berkah Amal Salih dengan berbagai programnya yang telah mendukung berbagai program Pemko Padang. Hal sama, saya juga mengapresiasi Bhabinkamtibmas Banuaran Aipda Dian Wihendro Ratno yang ikut terlibat aktif dalam membantu program ketahanan keluarga,” ujarnya.
Aipda Dian Wihendro Ratno kepada POSMETRO mengaku sangat terharu atas kedatangan Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta kepada tempat kami. Tak banyak kata kata yang terucap atas datangnya Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatit Tri Suryanta. Kami menedoakan semoga apa yang telah diperbuat beliau, akan menjadi kesuksesan dalam bertugas. “Ndak bisa awak mengecek panjang lai da…, “ ucap Dian Pitok dalam logat bahasa Minang ketika di temui di Yayasan BAS Minggu (26/4). (ped)

4 hours ago
5

















































