BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM— Pengurus DPD REI Sumbar berbuka bersama dengan ratusan orang anak yatim dari lima panti, yakni Panti Bundo Saiyo, Panti Aisyah Ampang, Panti Nur Ain, Panti Asuhan Nanggalo dan Panti Asuhan Anisa, di Mercure Hotel, Jumat (6/3).
PADANG, METRO— Mengusung tema “ REI Sumbar berbagi di Bulan yang penuh berkah”, ratusan orang Anak Yatim yang menghuni lima panti masing masing Panti Bundo Saiyo, Panti Aisyah Ampang, Panti Nur Ain, Panti Asuhan Nanggalo dan Panti Asuhan Anisa, dengan penceramah Buya H.Indra Jaya,SH, DPD REI Sumbar berbuka puasa bersama (Bukber) di Mercure Hotel, Jumat (6/3).
Ketua Panitia Pelaksana, Mohammad Roxas mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang telah menghadiri acara berbuka bersama. Ucapan terima kasih juga kepada donatur yang telah menumbangkan dananya sehingga acara ini terlaksana dengan baik dan santunan kepada anak yatim menjadi ladang amal kita semua. “Semoga acara ke depannya menjadi acara tahunan DPD REI Sumbar. Kehadiran senior-senior REI Sumbar selalu membina DPD REI Sumbar sehingga DPD REI Sumbar semakin solid,” ujar Mohammad Roxas .
Sementara Ketua DPD REI Sumbar,Viona, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan selalu kita ada dengan berbuka bersama dengan anak yatim. Kegiatan ini, kata Viona. sekaligus memperherat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergi antara DPD REI Sumatera Barat dengan stokholder,mitra kerja dan seluruh anggota REI.
Oleh karena itu pada kesempat baik yang baik ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota REI yang telah berpartisipasi dan berkontribusi sehingga acara buka bersama terlaksana dengan baik.
Partisipasi dan kebersamaan bapak ibuk sekalian merupakan bukti kuatnya solidiritas dan kekompakan kita di dalam organisasi ini. “Mudah mudahan kegiatan ini menjadi berkah sehingga kita semua dapat dimudahkan dalam menjalankan kegitan usaha,” sebut Viona.
Kami juga berharap melalui kegiatan ini hubungan yang telah terjalin selama ini dapat semakin herat sehingga REI dapat berkontribusi dalam menyediakan hunian yang layak bagi maayarakat dalam mendukung pembangunan perumahan. “Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini,semoga kebersamaan kita pada hari ini dapat membawa keberkahan bagi kita semua dan selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Allah menerima semua amal ibadah kita di bulan penuh rahmat ini,” sebut Viona.
Wakil Ketua DPP REI Alkudri mengaku, kebahagian DPD REI Sumatera Barat juga dirasakan oleh anak Yatim. Mudah mudahan ini menjadikan dan mempelancar usaha Diveloper untuk perumahan bagi masyarakat Sumatera Barat.
Kadis Perkim Kota Padang,Tri Hadiyanto, mengatakan kami atas nama Pemerintah Kota Padang memberikan apresiasi yang sebesar besarnya atas kegiatan ini. “Kami juga mengucapkan terima kasih atas keterlibatan bantuanya kepada korban bencana banjir yang terjadi di Kota Padang. Semoga kegiatan kegiatan serupa bisa kita lanjutkan, kita bisa pertahankan dan semoga menjadi contoh bagi organisasi dan lembaga lainnya,” ucap Tri Hadiyanto.
Dijelaskan Tri Hadiyanto bahwa ada sekitar ratusan ribu lebih kita masih kekurang rumah, memang PR yang besar adalah Lahan Sawah Dilindungi (LSD),kita dari Pemeritah Kota juga agak bingung menghadapi keputusan keputusan yang sering berubah dari pusat. Mari kita sama sama berjuang.
Kita berusaha terus, usaha kita akan mengeluarkan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun kamaren kita sudah selesai rekomadasi teknis dan Kartu Rencana Studi (KRS) tapi apa mau dikata musibah datang tanggal 27 November 2025 kita terjadi bencana banjir dan itu jadi salah satu penyebab berubahnya pola ruang di Kota Padang dan berpengaruh juga terhadap RTRW. “Masalah LSD kita dapat PR yang besar terkait penetapan LSD karena memang salah program Pemerintah Pusat adalah ketahan pangan dan bagaimana mempertahan sawah sematara tantangan kita di Kota Padang,” katanya. Selanjutnya dikatakan Tri Hadiyanto, Kota Padang terkait Perdagangan dan jasa tetapi kita juga tidak melupakan pertanian tetapi kita tantangan kita bagaimana kita tetap bisa mendukung program ketahan pangan tetapi kita juga tidak merugikan terkait dengan ketersedian rumah hunian bagi masyarakat. (ped)

6 hours ago
3
















































