Anggota DPD RI, Irman Gusman sambut kedatangan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat berkunjung ke Masjid Raya Syekh Khatib Al Minangkabawi, Rabu (29/4).
PADANG, METRO–Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Event balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) yang sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, kini kembali bakal digelar di Ranah Minang pada tahun 2027 nanti.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana melalui Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto saat kunjungannya ke Sumbar selama dua hari mengatakan, TdS merupakan ikonnya Sumbar yang diinisiasi bersama Pemprov Sumbar dengan Kementerian Pariwisata.
“Kehadiran kita di Sumbar selama dua hari ini ingin memastikan kembali TdS bakal hadir kembali sebagai ikon event di Sumbar yang berskala nasional dan dikenal internasional,” ungkap Hariyanto saat berkunjung ke Masjid Raya Syekh Khatib Al Minangkabawi, Rabu (29/4).
Hariyanto juga mengatakan, terkait persiapan infrastruktur jelang penyelenggaraan TdS nanti, pihaknya memastikan koordinasi lebih intern. Terutama terkait aspek atraksi, amenitas dan aksesibilitas pascabencana.
“Bencana jadi trigger dan kekuatan Sumbar. Di mana Sumbar masih tetap eksis di sektor pariwsata. Buk Menteri datang ke sini pertama kalinya ingin memastikan data yang sudah ada dikroscek dan ambil langkah strategis yang kolaboratif antar kementerian dan lembaga,” ungkapnya.
Hadirnya event TdS tahun 2027 nanti juga tidak terlepas dari dorongan Senator asal Sumbar, Irman Gusman. Pada kesempatan mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata hari itu, Irman Gusman mengatakan, dirinya mendorongTdS kembali terselenggara kembali sebagai upaya rebranding pariwisata Sumbar. “Mudah-mudahan tahun 2027 bisa dilaksanakan melalui Deputi Kementerian Pariwisata,” harapnya.
Tidak hanya TdS, Irman Gusman berharap untuk membenahi infrastruktur pendukung pariwisata di Sumbar, melalui Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur juga dapat mendorong kementarian lain menjadikan Sumbar sebagai prioritas.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah juga menegaskan siap mendukung terselenggaranya TdS tahun 2027. “Kita sudah agendakan TdS tahun 2027. Insya Allah sudah kita agendakan,” terangnya.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar mengatakan, penyelenggaraan TdS yang akan direncanakan pertengahan tahun 2027 nanti, berkat dorongan Senator Irman Gusman. Selain itu juga telah disepakati sembilan pemerintah kabupaten kota.
“Sebenarnya sudah lama disepakati bersama sembilan kabupaten kota. Namun, karena bencana, tertunda tahun 2027. Sembilan kabupaten kota ini bahkan sudah siapkan anggarannya mendukung TdS. Kita juga sudah kirim data jalan yang akan diperbiki untuk mendukung TdS ini kepada Dinas BMCKTR Sumbar dan sudah diakomodir,” ungkapnya.
Lila juga menambahkan, TdS Tahun 2027 akan berbeda dengan TdS tahun-tahun sebelumnya. “TdS Tahun 2027 lebih banyak acara fun. Ada pertunjukan budayanya, jadi sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. TdS nanti menjadi momen branding pariwisata Sumbar,” terangnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran bersyukur diselenggarakan kembali event TdS. Menurutnya, TdS yang pernah ada, pernah viral di dunia. “Kita akan mendukung inisiasi kembali hidupkan bersama TdS. Multiplier efeknya luar biasa terhadap kunjungan wisata nasional dan internasional ke Kota Padang sebagai gerbang pintu masuk Sumbar,” ungkapnya.
Terkait pembenahan infrastruktur menghadapi event TdS ini, Fadly Amran mengatakan pembangunan infrastruktur di Padang setiap tahunnya selalu berkembang.
Baik itu melalui dana transfer ke daerah (TkD), juga bantuan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) dari Presiden RI sebesar Rp18 triliun. Di mana Kota Padang dapat porsi yang besar sebesar Rp3 triliun. “Dengan dukungan anggaran tersebut, menghadapi TdS nanti, Padang memiliki kemampuan mempersiapkan sebaik-baiknya,” ucapnya.(fan)

5 hours ago
6

















































