Menanti Tarif Dagang Trump, Wall Street Ditutup Bervariasi

1 day ago 3

Menanti Tarif Dagang Trump, Wall Street Ditutup Bervariasi

Presiden AS Donald Trump Umumkan Tarif Dagang. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Bursa saham AS, Wall Street berakhir bervariasi pada perdagangan Selasa waktu setempat. Para investor menantikan pengumuman tarif dagang yang disampaikan Presiden AS Donald Trump. 

Sebagaimana diketahui, Trump belum mengungkap secara rinci rencananya terkait pemberlakuan tarif dagang. 

Dow Jones Industrial Average turun kurang dari 0,1% menjadi 41.989,96, sementara S&P 500 yang berbasis luas bangkit dari kemerosotan baru-baru ini dan ditutup naik 0,4% pada 5.633,07. Nasdaq Composite juga berakhir di zona hijau, naik 0,9% menjadi 17.449,89, sehari setelah membukukan kuartal terburuknya sejak 2022.

Melansir The Straits Times, apa yang diumumkan Trump dan tingkat tarif kemungkinan akan menggerakkan pasar.  Jika Trump memutuskan untuk lebih agresif dalam menentukan tarif dagang, maka kemungkinan pasar akan jatuh.

Meskipun pasar keuangan AS merosot karena tarif yang diberlakukan Trump, Gedung Putih tetap bersikeras bahwa kebijakan ekonomi presiden pada akhirnya akan baik bagi investor.

"Seperti yang telah saya katakan berulang kali, sama seperti pada masa jabatan pertamanya, Wall Street akan baik-baik saja," kata sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt.

Di antara saham-saham individual, Newsmax naik 179 persen lagi, sehingga harga sahamnya naik lebih dari 2.000 persen sejak mulai diperdagangkan pada 31 Maret. Kemudian, perusahaan komputasi awan CoreWeave yang baru menjadi perusahaan publik juga melonjak 41,8 persen, sehingga harga sahamnya kembali di atas harga penawaran umum perdana. 

(Feby Novalius)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |