PELATIHAN— Pemkab Agam melalui Disparpora menggelar pelatihan peningkatan kapasitas daya saing wirausaha muda tahun 2026 di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Senin (18/5).
AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten Agam terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri melalui pengembangan sektor kewirausahaan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Daya Saing Wirausaha Muda Tahun 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Agam yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah, Andrinaldi, di Hotel Sakura Syariah Lubuk Basung, Senin (18/5). Pelatihan yang digagas Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam ini menjadi ruang pembinaan sekaligus peningkatan kapasitas bagi para wirausaha muda agar mampu bersaing di era bisnis yang semakin dinamis dan berbasis digital.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Khasman Zaini, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan kreativitas, keterampilan, dan semangat berwirausaha di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang mandiri, inovatif, serta jeli dalam melihat dan memanfaatkan peluang usaha, khususnya di era digital saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong generasi muda Agam agar memiliki daya saing, keberanian berusaha, serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan angkatan kedua yang digelar selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Mei 2026, dengan diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Agam.
Selain materi teori, peserta juga mendapatkan pembekalan praktis, motivasi bisnis, serta penguatan mental kewirausahaan. Hal ini bertujuan agar para peserta memiliki keberanian untuk memulai usaha sekaligus mampu membaca peluang di berbagai sektor ekonomi kreatif.
Sementara itu, Asisten II Setda Agam, Andrinaldi, berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan, serta memperluas jejaring usaha.
Ia menegaskan, keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh ide semata, tetapi juga oleh mental yang kuat, kedisiplinan, serta kemampuan menjalin relasi yang baik.
“Menjadi pengusaha tidak cukup hanya memiliki ide, tetapi juga harus memiliki mental yang kuat, disiplin, dan semangat untuk terus belajar. Jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan,” katanya.
Lebih lanjut, Andrinaldi juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia usaha. Kreativitas serta kemampuan mengikuti perkembangan zaman, menurutnya, menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan.
“Manfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung usaha yang dijalankan. Dunia usaha saat ini berkembang sangat cepat, sehingga generasi muda harus mampu beradaptasi dan terus berinovasi,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk tidak takut gagal dan terus berani mencoba.
“Jangan hanya menjadi penonton kesuksesan orang lain. Setiap pengusaha sukses pasti pernah mengalami jatuh bangun. Gunakan pelatihan ini untuk memperluas relasi, menambah ilmu, dan mempersiapkan diri menjadi generasi muda Agam yang mandiri, kreatif, serta mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan global,” pesannya. (pry)

17 hours ago
10

















































