Urai Kemacetan dan Dongkrak Ekonomi, Pemko Kucurkan Rp16 Miliar untuk Pelebaran Jalan Kurao–Maransi

17 hours ago 5

Beranda METRO PADANG Urai Kemacetan dan Dongkrak Ekonomi, Pemko Kucurkan Rp16 Miliar untuk Pelebaran Jalan Kurao–Maransi

METRO PADANG

PELEBARAN JALAN KURAO— Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan peninjauan lokasi rencana pelebaran jalan Kurao di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Senin (18/5). Langkah ini diambil guna membuka akses yang lebih memadai menuju pusat pemerintahan dan kawasan pendidikan.

NANGGALO, METROPemerintah Kota Padang bergerak cepat mengurai potensi kemacetan dan kecelakaan di kawasan Kecamatan Nanggalo. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin langsung peninjauan lokasi rencana pelebaran Jalan Kurao di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Senin (18/5). Langkah ini diambil guna membuka akses yang lebih memadai menuju pusat pemerintahan dan kawasan pendidikan.

“Alhamdulillah, untuk Kecamatan Koto Tangah, khususnya Kelurahan Air Pacah, proses sosialisasi sudah selesai dan telah disepakati. Seluruh masyarakat mendukung program tersebut. Pengukuran dan pemasangan patok juga sudah dilakukan, dan pertengahan Juli Dinas PUPR mulai mengerjakan,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di sela-sela peninjauan yang turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Camat Nanggalo David Ferdinand, lurah, serta masyarakat setempat.

Maigus menambahkan bahwa saat ini pihak Pemkot tinggal merampungkan sosialisasi untuk sisa jalur sekitar 180 meter, mulai dari Jalur Dua Kurao hingga batas wilayah Air Pacah. Pemkot Padang sendiri telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk menuntaskan pembangunan Jalur Dua Kurao sepanjang 180 meter tersebut, serta berkoordinasi dengan PSDA Provinsi Sumatera Barat untuk melakukan betonisasi jalan di sepanjang bantaran su­ngai.

Jalur Kurao–Maransi hingga tembus ke Bypass merupakan urat nadi pen­ting yang menjadi akses utama masyarakat menuju pusat Pemerintahan Kota Padang di Air Pacah. Selain itu, jalur ini juga menjadi rute harian mahasiswa menuju berbagai perguruan tinggi besar, seperti Universitas Bung Hatta (UBH), Institut Teknologi Padang (ITP), dan Universitas Bai­turrahmah. Namun, kondisi jalan yang sempit saat ini kerap memicu kemacetan parah dan rawan kecelakaan.

Untuk mengatasi persoalan menahun ini, Pemkot Padang mengalokasikan anggaran utama sebesar Rp16 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memperlebar Jalan Kurao–Maransi–By Pass sepanjang 2,245 kilometer dengan lebar jalan utama menjadi 8 meter, ditambah pemba­ngunan drainase masing-masing selebar 1 meter di sisi kiri dan kanan jalan.

Dampak dari sempitnya jalur ini sebelumnya juga membuat operasional Bus Trans Padang yang melintasi rute Kurao–Maransi terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan. Namun, Pemkot Padang memastikan bahwa layanan transportasi massal ini akan langsung diaktifkan kembali begitu proyek selesai dan akses jalan sudah memadai.

Melalui penataan infrastruktur yang masif ini, Pemko Padang berharap ada efek domino positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat, baik dari sisi mobilitas maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi warga sekitar.

“Dengan dilakukan pelebaran jalan, kami berharap akses menuju pusat pemerintahan di Air Pacah dan kawasan perguruan tinggi di sekitar Air Pacah tidak lagi mengalami ke­macetan. Jika jalan sudah bagus dan luas, maka otomatis perekonomian ma­sya­rakat serta nilai tanah di kawasan tersebut juga akan meningkat,” pungkas Maigus Nasir optimis. (oza)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |